Selasa, 19 Februari 2013

tipsq

  • cari tempat kongkow asyik yang siapa tau ini termasuk dekat dengan tempat tinggal kalian
Taman ibarat oase di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota. Namun tidak semua kota memiliki taman yang memadai. Inilah 5 taman kota paling asyik di Jawa.

Duduk-duduk santai di taman dan di bawah pohon rindang memang terasa nikmat. Sayangnya, tidak semua taman asyik untuk dijadikan tempat bersantai melepas penat. Rabu (18/4/2012), detikTravel mengumpulkan 5 taman kota paling asyik di Pulau Jawa, untuk dijadikan tempat santai melepas penat bersama kerabat:

1. Taman Bungkul, Surabaya



Ini dia tempat paling nongkrong paling asyik di Surabaya, Taman Bungkul namanya. Bisa dibilang, taman ini adalah taman paling indah dan asyik di Surabaya. Di atas tanah seluas 900 meter, Taman Bungkul menjadi tempat wisata sekaligus tempat nongkrong anak muda Surabaya.

Banyak fasilitas yang bisa Anda nikmati saat berada di taman ini, seperti internet gratis. Ya, benar sekali, Taman Bungkul telah dilengkapi dengan akses internet nirkabel. Tidak hanya itu, Taman Bungkul juga memiliki amfiteater dengan diameter 33 meter dan jalur bagi penyandang cacat agar mereka pun bisa ikut berekreasi.

2. Solo City Walk, Solo

Solo City Walk memang tidak seperti taman pada umumnya, Solo City Walk adalah jalur sepanjang 7 km yang bisa dilalui para pengendara sepeda dan pejalan kaki. Walau begitu, Solo City Walk memiliki salah satu fungsi taman, yaitu tempat asyik berkumpul dengan kerabat.

Di sepanjang Solo City Walk, pepohonan rindang nan hijau siap menemani Anda. Lebih asyiknya lagi, beberapa pedagang makanan dan minuman khas Jawa bisa Anda temui di sini, seperti sego kucing dan tahu goreng. Tidak hanya itu, sambil mengayuh sepeda, Anda bisa mengunjungi kampung batik, Ngarsopuro Mangkunegaran, museum batik dan tentunya toko batik.

3. Taman Hutan Juanda, Bandung

Taman Hutan Juanda merupakan salah satu taman kota di Bandung yang banyak dipilih orang untuk bersantai ria. Taman hutan ini berada di daerah Dago Pakar. Ada ribuan pohon dan puluhan fauna di dalam Taman Hutan Juanda, seperti Cemara, jati, mahoni, burung puyuh, musang dan tupai.

Dengan jalan setapak yang jelas dan teratur, Anda bisa berjalan-jalan santai di sekeliling taman hutan. Di taman ini juga terdapat air terjun Curug Omas. Tidak sulit untuk menuju ke sana, karena sudah ada jalan setapak berbatu yang akan mengantar Anda. Jika ingin sedikit menjelajah, Anda bisa jalan-jalan ke Gua Jepang dan Gua Belanda. Gua bersejarah ini dibangun pada masa penjajahan Belanda. Bagi Anda yang ingin mencoba masuk ke dalam gua, bisa menyewa senter yang disediakan di mulut gua.

4. Taman Menteng, Jakarta
Nah, ini dia taman yang cukup terkenal di Jakarta, Taman Menteng. Taman yang berada di kawasan Jakarta Pusat ini memang selalu ramai dikunjungi warga ibukota yang ingin bersantai-santai. Biasanya Taman Menteng selalu ramai dikunjungi pada malam minggu. Lampu-lampu cantik yang ada di setiap sudut taman membuat suasanya romantis. Ditambah dengan para pemusik yang berkeliling dengan lagu mendayu-dayu.

Taman Menteng tidak hanya dipenuhi oleh warga yang berkumpul untuk santai-santai, tetapi juga komunitas, seperti komunitas sepeda, musik, pelukis dan lainnya. Komunitas-komunitas ini biasanya unjuk kebolehan atau sekedar latihan yang bisa jadi hiburan bagi orang-orang di sekitar mereka. Selain itu, Anda juga bisa berburu kuliner di samping taman. Ada banyak pilihan makanan yang bisa Anda pilih dan nikmati di sini.

5. Alun-alun Yogyakarta, Yogya



Yogya memang tidak bisa lepas dari tempat duduk-duduk atau bersantai. Kota ini memiliki alun-alun yang sebagai tempat kumpul masyarakat Yogya. Waktu terbaik untuk mengunjungi alun-alun Yogya adalah malam hari. Pada malam hari, alun-alun Yogya akan dipenuhi oleh banyak orang, baik warga lokal maupun wisatawan.

Ya, alun-alun memang menjadi tempat incaran wisatawan yang datang ke Yogyakarta. Pada malam hari, berbagai tukang jualan ada di alun-alun, mulai dari penjual pernak-pernik hingga makanan. Jangan lewatkan juga menikmati angkringan yang banyak tersebar di alun-alun.

0 komentar:

Poskan Komentar